Cara Perhitungan Komisi Marketing Paling Mudah

Cara Perhitungan Komisi Marketing Paling Mudah

Bagi seseorang yang bergelut dalam dunia bisnis, khususnya dalam bidang penjualan yang mempunyai banyak salesman, biasanya masalah pembagian komisi untuk para sales-nya akan menjadi sebuah permasalahan. Terkadang di dalam pembagian komisi yang dilakukan juga tidak sesuai dengan kontribusi yang diberikan pada setiap marketing. Sebab pembagian  komisi hanya disesuaikan dengan pencatatan sederhana serta perhitungan kasar . dan keadaan seperti ini yang nantinya akan menjadikan kecemburuan antar marketing.

Pembayaran komisi merupakan hal yang umum dalam posisi tertentu, terutama untuk para karyawan bagian penjualan. Karena  pekerjaan utama para karyawan tersebut adalah menghasilkan uang untuk perusahaannya. Supaya anda dapat menghitung komisi, Anda sebaiknya juga mengetahui cara perhitungan komisi marketing yang digunakan oleh perusahaan. Selain itu anda juga harus tau apakah ada faktor-faktor lain yang berpengaruh pada pendapatan komisi secara keseluruhan.

Komisi Penjualan

Komisi di berikan sesuai dengan Prosentase penjualan. Apabila Perusahaan Anda termasuk perusahaan yang memperoleh Order penjualan produkatau jasa, yang mana order diperoleh sesekali serta membutuhkan Follow Up waktu yang lama, dengan sistem komisi bisa menjadi lebih utama. Terlebih lagi apabila team Sales harus selalu mencari New Customer agar Customer mau membeli produk perusahaan tersebut dan hanya satu kali . Lalu repeat order dilakukan di jangka waktu yang sangat lama. Apabila terdapat tambahan dalam pembelian rutin dari customer seperti halnya pada bentuk Spare. Bisa jadi khusus pembelian sparepart ini remunerasi dapat di berikan pada bentuk non komisi yaitu Insentif.

Cara Perhitungan Komisi Marketing

Untuk sistem komisi menjadi relevan apabila sistem ini di terapkan ketika Bisnis Anda, atau perusahaan baru berkembang.  Yang mana fokus dalam Bisnis Development menjadi faktor yang krusial dan penting sekali untuk perusahaan. Maka di saat keadaan seperti itu, jangan sampai anda tidak spend income kepada team Sales Anda. Sebab di saat dalam kondisi ini , korelasi perkembangannya nantinya akan sejalan dengan perkembangan Bisnis Anda.

Anda harus mengetahui periode perhitungan komisi. Pembayaran komisi umunya akan dilakukan secara bulanan atau dua mingguan. Misalnya saja komisi Anda dibayar setiap dua minggu, maka komisi yang akan dibayar dihitung hanya berdasarkan penjualan yang dilakukanselama 2 minggu tersebut. Hitunglah komisi sesuai dengan penjualan selama periode tersebut.

Untuk menghitung komisi yang akan anda terima, kalikan persentase komisi sesuai perhitungan komisi selama periode penjualan. Apabila dalam setiap produknya persentase komisi berbeda, maka kalikan persentase komisi dengan total penjualan berdasarkan jenis produk, setelah itu jumlah angkanya. Apabila pada total penjualannya persentase komisi berbeda maka bisa dikalikan untuk total penjualan dengan persentase komisi dalam jenjang yang bersangkutan,  setelah itu jumlah angkanya.

Adanya pembagian komisi sebaiknya juga diperhatikan. Adanya pembagian komisi apabila penjualan melibatkan lebih dari satu orang marketing dan mereka setuju untuk berbagi komisi. Untuk wilayah manajer penjualan dapat menerima komisi dari para marketing pada area yang bersangkutan. Mempertimbangkan adanya struktur bonus tambahan atau insentif terkait juga perlu anda lakukan. Tak hanya dengan persentase langsung, struktur perhitungan komisi juga dapat dengan angka yang berasal dari perhitungan insentif yang semakin rumit untuk seorang marketing atau komisi lainnya yang didapatkan secara perorangan.

Dalam perhitungan komisi marketing, anda juga harus mengetahui apakah ada bonus untuk pencapaian tertinggi.  Apabila dalam departemen maupun tim Anda memperoleh komisi tertinggi, mungkin tersedia bonus yang akan diberikan bagi marketing yang mencapai performa tertinggi.

Add Comment