Pengertian Hipertensi Menurut WHO dan Cara Mengatasinya

Pengertian Hipertensi Menurut WHO dan Cara Mengatasinya

Mungkin anda sudah pernah yang namanya darah tinggi atau yang dikenal dengan istilah Hipertensi. Pengertian hipertensi menurut WHO adalah dimana terjadinya peningkatan sistolik lebih besar atau sama dengan 160 mmHg dan tekanan diastolic sama atau lebih besar 95 mmHg. Masalah ini bisa mengakibatkan berbagai komplikasi penyakit yang berbahaya dan ini erat kaitannya dengan masalah organ pada jantung.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi ini bisa mengakibatkan gangguan pada sistem sirkulasi dalam tubuh dan memiliki dampak yang serius bagi kesehatan. Ketika pembuluh darah terus-menerus mengangkat tekanan. Setiap kali jantung berdetak yaitu untuk memompa darah ke dalam pembuluh yang membawa darah ke seluruh tubuh.

Inilah Tanda tanda Hipertensi

Beberapa hal yang membuat Anda harus segera ke dokter memeriksakan kondisi hipertensi, apabila Anda mengalami tekanan darah yang terlalu tinggi (lebih dari 120/80 mm Hg), mengalami mimisan, sakit kepala sepanjang hari, dan mengalami rasa sakit setelah minum obat tekanan darah tinggi.

  1. Mudah lelah
  2. Sering sakit kepala atau pusing
  3. Kualitas penglihatan menurun
  4. Rentan mengalami mual
  5. Telinga berdenging
  6. Mudah bingung

Penyebab Terjadinya hipertensi

Hingga sekarang, para ilmuwan masih belum menemukanpenyebab pasti faktor pemicu hipertensi. Dengan demikian yang dijelaskan adalah perkiraan penyebab pemicu tingginya resiko tekanan darah tinggi atau hipertensi.

  1. Merokok bisa jadi penyebab munculnya problem tekanan darah juga bisa memicu terjadinya penyempitan dalam dinding arteri.
  2. Mengonsumsi minuman keras atau alkohol, yang zat-zat di dalamnya mengakibatkan resiko kerusakan pada organ jantung.
  3. Sering mengalami stres dan depresi. Saat seseorang stres, membuat organ jantung bekerja sangat keras. Karena beban kerja jantung itu terlalu berat maka bisa berdampak tekanan darah jadi tinggi.
  4. Tubuh mengalami kegemukan
  5. Kurang olahraga atau jarang menggerakan tubuh.
  6. bisa juga karena supan kadar garam terlalu banyak, ini akan menyebabkan penumpukan cairan pada tubuh. Hal ini bisa menyebabkan meningkatnya resiko tekanan darah tinggi.
  7. Wanita yang melakukan terapi hormon (terutama ibu hamil) bisa mengalami peningkatan resiko tekanan darah tinggi.
  8. Faktor Usia. Dengan usia yang makin bertambah maka bertambah pula resiko hipertensi. Dengan begitu saat umur kita semakin tua, sangat penting untuk menjaga asupan makanan yang sehat.
  9. Penggunaan Pil KB dan obat flu yang biasanya dibeli dari toko obat, dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi.
  10. Faktor keturunan

Pencegahan dan Penanganan Hipertensi

Di bawah ini terdapat beberapa tips tentangĀ  pencegahan hipertensi yakni dengan:

  1. Sebaiknya mulai saat ini kita kurangi asupan garam berlebihan, sebab konsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan resiko hipertensi.
  2. Melakukan rutinitas dalam berolahraga. Dalam hal mencegah bermacam- macam penyakit olahraga akan sangat efektif. Termasuk pula masalah hipertensi ini. Olahraga akan meningkatkan kesehatan dan juga daya tahan tubuh. Olahraga yang disarankan saat seseorang telah menderita hipertensi adalah olahraga ringan 30 menit dan seminggu 3 kali. Anda bisa lakukan olahraga ringan saja seperti jalan kaki dan bersepeda.
  3. Konsumsi buah-buahan dan makanan kaya serat seperti melon, tomat dan sayuran hijau.
  4. Menghindari dari konsumsi alkohol.
  5. Kadar kolesterol jahat yang ada dalam tubuh harus dikendalikan dan juga menghindari obesitas.
  6. Jangan dan berhentilah merokok supaya anda terhindar dari hipertensi.
  7. Menghindari dan mengendalikan diabetes bila mempunyai penyakit DM tersebut.

Demikianlah pengertian hipertensi menurut WHO lengkap dengan penyebab, dan cara pencegahannya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi anda semuanya. Dan anda bisa terhindar dari hipertensi sejak dini.

Add Comment